https://teleskopupdate.com
Jakarta, 18 Januari 2026 – Pakar Hukum Internasional dan Ekonom, Prof Dr Sutan Nasomal SE, SH, MH, menyatakan bahwa dunia saat ini menghadapi kemungkinan terburuk dengan terbentuknya dua blok kekuatan yang siap bersaing: Amerika Serikat beserta sekutunya (termasuk Israel) melawan Rusia dan sekutunya (termasuk China, Korea Utara, dan Iran). Menurut dia, ketegangan ini berpotensi berkembang menjadi Perang Dunia Ketiga yang lokasinya diperkirakan di kawasan Samudra Hindia-Pasifik (Indo-Pacific).
Prof Sutan, yang juga menjabat sebagai Presiden Partai Oposisi Merdeka dan Pendiri Ponpes ASS SAQWA PLUS, menjelaskan bahwa persiapan perang telah berlangsung selama puluhan tahun dengan perlombaan teknologi perang seperti rudal jarak jauh, kapal tanpa awak, drone, dan kapal selam berbahan bakar nuklir. Industri persenjataan dibangun secara rahasia di berbagai negara, sementara pangkalan militer juga didirikan di laut, daratan, hingga angkasa luar.
Alasan utama terjadinya ketegangan, kata dia, adalah perebutan kendali pasar global, sumber daya alam, energi, serta upaya mengatur populasi dan kekuasaan dunia. Amerika Serikat diduga menggunakan Israel untuk menguasai kawasan Timur Tengah dengan menghancurkan negara-negara seperti Irak dan Suriah, serta menggunakan Ukraina untuk menguras kekuatan Rusia. Sementara itu, China telah berkembang pesat melalui perang ekonomi dan perdagangan persenjataan, yang membuat Amerika merespons dengan mendukung Taiwan dan menargetkan kawasan Indo-Pacific.
“Kawasan Indo-Pacific sangat dekat dengan Indonesia, sehingga ancaman keamanan bagi negara kita sangat nyata. Presiden RI Jenderal Haji Prabowo Subianto harus siap menjaga Indonesia dan bahkan berpotensi terlibat untuk menghindari kehancuran serta menjadi rebutan kekuatan militer,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa Perang Dunia Ketiga diperkirakan akan melibatkan senjata nuklir, dan pemenangnya diprediksi adalah pihak yang memiliki persediaan logistik, sumber daya alam, dan makanan yang cukup untuk puluhan tahun ke depan.













