Siswi SMK OKU Timur Ditemukan Tewas di Kebun Karet Jumat, 21, Juni, 2024.

Siswi SMK OKU Timur Ditemukan Tewas di Kebun Karet
Jumat, 21, Juni, 2024.

OKU TIMUR –Teleskopuodate.com Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, ditemukan tewas setelah sebelumnya sempat dikabarkan hilang.

Korban adalah Umi Astuti (16) yang tercatat sebagai siswi kelas 10 SMK Muhammadiyah Harjowinangun, Desa Pulorejo, Kecamatan Belitang I, OKU Timur.

Di Lansir Dari Kompas. Kapolsek Madang Suku 1, AKP Dwi Hendro Saputro mengatakan, Umi ditemukan tewas dengan kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya di areal kawasan kebun karet, Desa Tebing Sari Mulya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga =  Tragedi di OKU Timur: Anak Diduga ODGJ Gorok Leher Ibu Kandung Hingga Tewas

Awalnya” seorang petani bernama Rofi’i (47) sedang menyadap karet di lokasi kejadian. Ia tiba-tiba melihat jasad perempuan yang sudah terbujur kaku di sekitar

Temuan itu kemudian dilaporkan ke polisi. Jasad korban pun dievakuasi petugas dan dibawa ke rumah sakit setempat.

“Ketika berada di rumah sakit, ada seorang warga bernama Suyanto yang mengaku anaknya hilang. Setelah dilihat ternyata benar, korban adalah anaknya,” kata Dwi, lewat pesan singkat, Kamis (20/6/2024).

Dwi menjelaskan, sebelum Umi hilang, korban sempat pergi dari rumah pada Rabu (19/6/2024) dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy.

Umi pergi tanpa pamit kepada pihak keluarga sehingga mereka pun tidak mengetahui keberadaan gadis tersebut.

Baca Juga =  Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

Harapan keluarga korban agar pelakunya cepat di tankap dan di beri hukuman maksimal.

Hasil pemeriksaan, sepeda motor yang dibawa korban telah hilang, begitu juga ponsel milik Umi.

“Diduga korban memang dibunuh, saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelakunya,” ujar Kapolsek. Dari visum yang dilakukan, terdapat luka lebam di bagian dada dan lecet di bagian leher serta luka akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala. Pukulan tersebut diduga yang membuat Umi tewas.

Dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga hanya visum luar dan jenazah sudah diserahkan untuk dimakamkan. Korban sudah diarahkan untuk segera membuat laporan, kasus ini terus kami selidiki,” jelasnya.

Baca Juga =  Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke 79 Tahun 2024, Polres Oku gelar upacara yang dilaksanakan di Halaman Apel Mapolres Oku.

Teleskopupdate.com
(Muhamad hidayat)

Print Friendly, PDF & Email