Berita  

Abraham Louw: HUT Ke-61 Desa Romnus Harus Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Identitas Budaya

https//:Teleskopupdate.com.

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 Desa Romnus, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dinilai bukan sekadar seremoni tahunan.

Momentum tersebut disebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menjaga identitas budaya di tengah tantangan pembangunan.

Tokoh masyarakat Tanimbar, Abraham Louw, S.H., mengatakan perjalanan Desa Romnus selama lebih dari enam dekade menunjukkan kemampuan masyarakat mempertahankan kebersamaan di tengah berbagai dinamika sosial.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-61 bagi seluruh masyarakat Desa Romnus. Semoga semangat gotong royong dan komitmen membangun desa terus terjaga untuk masa depan yang lebih baik,” kata Abraham.

Baca Juga =  Inspiratif! Guru Ini Pilih Jadi Kades, Tinggalkan Status PPPK untuk Kemajuan Desa

Menurut dia, keberhasilan pembangunan desa tidak dapat dilepaskan dari kontribusi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, momentum ulang tahun desa harus menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan.

Di sisi lain, Abraham mengingatkan bahwa pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya lokal.

“Pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga budaya, adat istiadat, dan nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan oleh para leluhur,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan identitas dan kohesi sosialnya.

Baca Juga =  Dugaan Diskriminasi dan Pelanggaran Hak Siswa di SMAN 1 Simpang, Tidak Tanggung-tanggung Orang Tua Laporkan ke Tiga Instansi

Dengan memasuki usia ke-61 tahun, Desa Romnus diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia, menjaga warisan budaya, dan melanjutkan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.

Pesan tersebut relevan bagi masyarakat luas karena menempatkan pembangunan dan pelestarian budaya sebagai dua elemen yang saling menguatkan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.

Tim Redaksi Erwin Masela

Print Friendly, PDF & Email