https://tekeskopupdate.com
Baturaja.Puluhan warga Desa Tubohan, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Inspektorat Kabupaten OKU pada Selasa (11/11/2025) pukul 09.00 WIB. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan penyelewengan Dana Desa dan kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dinilai tidak optimal.
Koordinator aksi, Zolpani Husir, menyatakan bahwa tuntutan ini murni berasal dari aspirasi warga Desa Tubohan. Mereka mendesak Inspektorat untuk segera mengaudit penggunaan Dana Desa sejak tahun anggaran 2022 hingga 2025, yang diduga sarat dengan praktik korupsi.
Selain itu, massa juga menuntut perombakan total anggota BPD Desa Tubohan. Warga menilai bahwa BPD saat ini tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara efektif dalam mengawasi pembangunan dan pengelolaan anggaran desa.
“Kami datang ke kantor Inspektorat hari ini untuk menyampaikan kekecewaan kami sebagai warga Desa Tubohan. Sudah beberapa kali kami melakukan aksi serupa dan menyampaikan petisi, namun belum ada hasil yang memuaskan,” ujar Zolpani dalam orasinya.
Warga menyoroti kurangnya transparansi informasi publik di Desa Tubohan. Ketiadaan papan informasi anggaran menjadi salah satu indikasi adanya dugaan penyimpangan Dana Desa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Inspektorat Kabupaten OKU belum memberikan keterangan resmi. Kepala Inspektorat dikabarkan sedang mengikuti rapat di Pemkab OKU. Massa aksi masih bertahan di halaman kantor, menunggu perwakilan mereka diterima secara resmi untuk berdialog.
Tim Redaksiteleskopupdate.com













