https://teleskopupdate.com
Kepulauan Tanimbar Minggu 25 Januari 2026-Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang muncul di Teleskopupdate.com mengenai proyek sumur bor irigasi di Desa Kandar, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Pemberitaan tersebut menyebutkan adanya tudingan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk “mubasir” berdasarkan pemahaman masyarakat yang dinilai keliru.
TUDINGAN MUBASIR TIDAK SESUAI DENGAN KENYATAAN
BWS Maluku membantah keras tudingan bahwa sumur bor yang dibangun di dekat pemukiman warga Kandar merupakan proyek mubasir. Menurut pihaknya, terdapat kesalahpahaman di kalangan masyarakat yang menganggap pengeboran air harus berada tepat di lokasi lahan pertanian.
Sebenarnya, konsep pelaksanaan proyek tersebut adalah menempatkan sumur bor pada titik yang memiliki potensi sumber air yang optimal, kemudian air akan dialirkan ke lahan pertanian melalui instalasi dengan jarak jangkauan hingga 1200 meter. Satu sumur bor dirancang untuk dapat melayani sekitar 12 hektar lahan pertanian.
TUJUAN UTAMA UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN
Sumur bor tersebut dibangun secara khusus untuk keperluan irigasi, dengan tujuan utama membantu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat dan tidak akan dibiarkan tidak terpakai. Klarifikasi ini disampaikan menyusul adanya protes dari sebagian warga terkait lokasi pembangunan yang dianggap kurang tepat, yang sebelumnya diberitakan oleh media setempat.
BWS Maluku menegaskan bahwa proyek sumur bor irigasi ini memiliki fungsi strategis bagi ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan air di wilayah Selaru, khususnya di Desa Kandar.
Tim Redaksi
(Johnedi Haluruk)













