https://teleskopupdate.com
Saumlaki, Kepulauan Tanimbar-Kasus dugaan pelanggaran adat yang melibatkan seorang oknum anggota kepolisian dari Polsek Wermaktian, berinisial YAF, mencoreng harkat dan martabat perempuan di Desa Seira, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. YAF diduga telah menjalin hubungan dengan seorang gadis desa hingga kemudian diikat melalui prosesi perkawinan adat.
Namun, setelah prosesi adat dilakukan dan dinyatakan sah sebagai suami, YAF disebut menolak untuk melanjutkan pernikahan secara resmi. Tindakan ini memicu kemarahan masyarakat adat Seira, yang menganggapnya sebagai penghinaan terhadap adat leluhur dan martabat perempuan.
Menurut pengakuan korban, BB, YAF telah berulang kali datang dan menginap di rumahnya. Keluarga korban kemudian meminta pertanggungjawaban YAF, yang berujung pada dilaksanakannya perkawinan adat.
“Setelah keluarga mendatangi sejumlah tokoh adat dan orang tua angkat YAF, disepakati bahwa YAF akan menikahi saya secara adat,” ujar BB. Prosesi adat tersebut disaksikan oleh tokoh masyarakat, termasuk Kepala Desa Welutu dan perwakilan dari Polsek Wermaktian.
Namun, pasca-perkawinan adat, YAF justru berubah sikap dan jarang mengunjungi BB. Keluarga korban merasa dilecehkan dan berupaya meminta penjelasan dari YAF, termasuk dengan mendatangi Polsek Wermaktian.
Fery Lasuatbebun, tokoh adat yang turut hadir dalam prosesi perkawinan, membenarkan bahwa YAF telah menerima BB sebagai istri secara adat. “Saya menegaskan bahwa YAF telah menerima Nona BB sebagai istri secara sah menurut adat Seira,” katanya.
Kapolsek Wermaktian, Marthins Nifan, menyatakan bahwa hukum adat harus dihormati dan mengingatkan YAF untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.
Pihak keluarga korban menyatakan telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan YAF ke pihak berwajib. Mereka berharap Kapolres Kepulauan Tanimbar dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum anggotanya.
Kasus ini telah menjadi perhatian luas masyarakat Seira, yang mendesak agar aparat penegak hukum bertindak tegas demi menjaga kehormatan adat dan martabat perempuan Tanimbar.
Tim,Redaksi, teskopuupdate.com
(Erwin) kaparwil maluku













