Berita  

“Krisis Makanan dan Energi Global Akibat Perang Iran-Israel, Prof Sutan Nasomal Dorong Indonesia Mandiri”

https://teleskopupdate.com

Wonosobo, 30 Maret 2026 – Prof Dr Sutan Nasomal SH MH, pakar hukum internasional dan komentator dunia sekaligus penanggung jawab bagian hukum media teleskopupdate.com, mengingatkan bahwa perang antara Iran dan Israel yang telah berlangsung satu bulan terakhir berdampak kelaparan penduduk Bumi yang semakin meluas dan berbahaya. Pernyataan ini disampaikannya kepada para pemimpin redaksi media cetak dan daring dalam dan luar negeri melalui telepon seluler dari Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di Kalisari Cijantung Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, perang yang melibatkan Israel dengan dukungan Amerika Serikat beserta sekutunya, serta Iran yang didukung Rusia beserta sekutunya, diprediksi tidak akan selesai dalam waktu kurang dari enam bulan hingga satu tahun. Hal ini akan menyebabkan krisis makanan dan energi yang dirasakan secara merata di seluruh negara, dengan perkiraan hingga 4 milyar manusia terkena dampak mahalnya dan kelangkaan makanan serta kelaparan.

Baca Juga =  Ratusan Karyawan PTP Mitra Ogan,Lakukan Aksi Mogok Kerja,Di Halaman kantor DPRD OKU,

“Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika tidak bisa tinggal diam menghadapi dampak buruk ini. Bahkan bisa terjadi perang lokal dan kelompok bersenjata yang melakukan aksi tidak percaya kepada pemerintah akibat kelaparan dan penderitaan masyarakat,” ujarnya.

Prof Sutan Nasomal juga menyatakan bahwa konflik ini berkaitan dengan kondisi panjang wilayah Arab Persia, yang menurutnya telah mengalami penjajahan dan pemerasan oleh Israel dan Amerika selama puluhan tahun terkait sumber daya alam dan masalah Palestina. Ia menjelaskan bahwa Iran muncul untuk membela hak rakyat Palestina agar merdeka dan Israel keluar dari Timur Tengah, dengan harapan ada perlindungan, keadilan, dan kemerdekaan bagi Palestina.

Menurutnya, Amerika Serikat diduga menggunakan Israel untuk memerangi Iran guna merampas kekayaan minyak dan gas di Timur Tengah, sementara PBB dinilai tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan perang. Meskipun Amerika telah meminta bantuan NATO, tanggapan dari blok tersebut dinilai dingin karena khawatir Eropa akan terlibat konflik akibat dukungan Rusia, China, dan Korea Utara kepada Iran.

Baca Juga =  Polres Oku Gelar Bakti SosialDalam Rangka Hut Bhayangkara Ke 78

Dampak lain yang muncul adalah melonjaknya harga barang kebutuhan pokok dan energi akibat terputusnya pasokan, terutama setelah Iran menutup lautan perairannya. Kenaikan harga energi membuat penghasilan penduduk hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dua minggu dalam sebulan.

Prof Sutan Nasomal mendukung langkah Iran yang membela Palestina dan berharap Presiden RI Prabowo Subianto dapat menurunkan lebih banyak TNI untuk menjaga masyarakat Palestina serta mendukung kemerdekaannya. Ia juga mengajak untuk mengaktualisasikan UUD 1945 dalam menjaga perdamaian dunia.

Untuk menghadapi krisis besar yang mungkin terjadi, ia menyarankan pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah tegas dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat dengan menghentikan penjualan hasil bumi, laut, dan sumber daya alam keluar negeri. Selain itu, perlu mengembangkan teknologi mandiri untuk energi murah, alat kesehatan, dan obat-obatan agar Indonesia tidak bergantung kepada pihak luar.

Baca Juga =  Patroli Gabungan Polres Oku Bersama Sat Brimob Polda Sumsel

“Bila perang Iran vs Israel berlangsung lebih dari setahun, negara yang tidak mau mandiri akan bubar dengan cepat. Pertanyaannya, pemerintah Indonesia siap atau tidak untuk menyiapkan semua dengan mandiri?” tandasnya.

Redaksi,Teleskopupdate.com(HERSON)

Print Friendly, PDF & Email