Berita  

Hanya 14 Persen ASN Tanimbar Masuk Kategori Optimal, Wabup Tekankan Evaluasi Kompetensi

https://teleskopupdate.com

SAUMLAKI – Hasil profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menunjukkan capaian yang memprihatinkan. Dari total 729 ASN yang mengikuti evaluasi pada Desember 2025, hanya 102 orang atau sekitar 14 persen yang berhasil mencapai kategori “Optimal”.

 

Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Julianus Ratuanak, mengungkapkan keheranannya atas hasil tersebut saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati. Pasalnya, mayoritas peserta profiling merupakan pemegang gelar sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3) yang memiliki pengalaman kerja cukup lama.

 

“Saya bertanya-tanya, di mana letak masalahnya? Apakah kurang pelatihan, kurang terpapar sistem, atau faktor lain? Padahal ilmu dan sistem terus kita perbarui. Ini menjadi tanda tanya besar ketika hasilnya ternyata rendah,” ujar Ratuanak di hadapan para abdi negara.

Baca Juga =  Unit Tipikor Polres Oku Melaksanakan Bimbingan Teknis UU Tipikor Di Kantor Desa Marga Bhakti Sinar Peninjauan

 

Berdasarkan data hasil evaluasi, dari 694 ASN bergelar sarjana yang mengikuti tes, sebanyak 592 orang masuk dalam kategori rendah atau kurang optimal. Padahal, kategori “Optimal” mensyaratkan skor JPM (Jumlah Penilaian Mandiri) di atas 90 persen, yang menunjukkan kompetensi dan potensi ASN telah sangat sesuai dengan standar jabatan.

 

Menyikapi kondisi ini, Pemerintah Daerah Kepulauan Tanimbar berencana melakukan evaluasi menyeluruh. Ratuanak menegaskan pentingnya penguatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) yang berkelanjutan, serta pelatihan internal di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga =  Ketua Dan Sebagian Anggota DPC Elang mas.Mengunjungi salahsatu orang tua angota Yang sedang Dirawat Di Rumah sakit.

 

“Jika kita malas belajar, kita akan kalah saing. Di provinsi lain, produktivitas dihasilkan setiap jam. Kita harus membangun cara tindak yang lebih maju. Peningkatan kompetensi di internal OPD harus dilakukan terus-menerus agar pelayanan publik semakin baik,” tegasnya.

 

Sebagai informasi, pelaksanaan profiling ASN di Tanimbar menggunakan tiga kategori penilaian:

 

1. Optimal: Skor JPM > 90% (Sangat sesuai standar jabatan).

2. Cukup Optimal: Skor JPM 68% – 90% (Sesuai standar namun perlu perbaikan).

3. Kurang Optimal: Skor JPM < 68% (Kurang sesuai standar dan perlu pengembangan serius).

 

Hasil ini diharapkan tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi menjadi pijakan bagi Pemkab Tanimbar untuk membenahi profesionalisme ASN demi mendukung pelayanan publik yang lebih prima bagi masyarakat di Bumi Duan Lolat.

Baca Juga =  Komplotan Pencuri Sawit di OKU Dibekuk, Kerugian Korban Capai Jutaan Rupiah

Red,. Teleskopupdate.Com

Print Friendly, PDF & Email